Friday, December 23, 2016

Mimpi itu....

Mimpi itu....
Abstrak
Semua berawal dari sini
Tinggal usaha dan pemberian Allah yang menentukan
Tentang proses, dimana, dengan siapa kamu meraih mimpi itu?
Ya Kehendak Sang Pencipta juga kan?

Mimpi
Aku pernah memimpikan itu
Kuliah di fakultas impian
di Universitas Impian
yang jaraknya hanya 3,5 jam dari rumah
yang UKT nya hanya setengah dari UKT ku sekarang(bahkan kurang dari itu)
yang "prestige" nya jauh lebih besar
yang.....segala fasilitas jauh lebih baik

Mimpi?
Dokter Spesialis Jantung
Inginku itu
Pasti keren kalo bisa bertugas di rumah sakit tempat ayahku kerja(ayahku bukan dokter)
Tapi sekarang aku jauh lebih tau
Jantung itu luar biasa
Sungguh
Dia organ yang bisa dibilang "hampir" mandiri
Ga manja kaya paru-paru, apalagi otak.
Lagi gagal jantung pun masih bisa berkompensasi
Tapi sungguh
Susah banget untuk dipelajari
Soal yang terakhir kukerjakan itu malah bikin terharu
"Kok susah banget begini yaAllah"
Belum lagi serangkaian ECG dengan gelombang-gelombangnya itu

Mimpi
Pasti sulit
Kuliah menuju S.Ked gini aja udah cengeng banget
Gimana mau Sp.JP?
Mimpi apaantuh kalo cengeng cengeng begitu?
Iya
Mimpi kurang bersyukur

Sekali lagi
Jika mimpiku yang paling pertama belum bisa terwujud,
Bisakah aku menjalani mimpi lanjutan ku di univ impian itu?
Hanya Allah yang tau.

sumber gambar: http://inijakarta.com/health/membangun-kesehatan-negeri-dengan-teknologi-dan-hati/


Saturday, December 10, 2016

Sebulan Lagi

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asik sendiri

Karena kau tak lihat
Terkadang malaikat tak bersayap
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian, tetapi kesempatan
Untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri, cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat
Terkadang malaikat tak bersayap,
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Dan kau s'lalu bercanda andai wajahku diganti
Melarangku pergi karena tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat
Terkadang malaikat tak bersayap,
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juag tahu
Aku kan jadi juaranya
Bukan rupa yang membuatku jatuh hati.
Nyatanya kamu, selalu menjadi pemeran utama samapai saat ini.