Tuesday, October 18, 2016
Pergilah Pelangi
Pergilah pelangi
Walau hujan telah berhenti
Walau mentari muncul kembali
Warnamu tidak lagi menghiasi hari
Pergilah pelangi
Keindahanmu bukanlah bukti
Bukti yang mengabulkan mimpi
Mimpi yang telah lama tersembunyi
Pergilah pelangi
Pergi dan jangan menoleh lagi
Namun bolehlah kamu kembali
Untuk hati yang terlanjur mati
Saturday, October 15, 2016
Bahasa Jawa? Bisakah?
Belum mengantuk.
Padahal besok harus bangun pagi, berangkat pagi.
Yha nulis dikit dulu gapapa ya.
Jadi latar belakang aku nulis ini karena banyaknya pertanyaan
"Sebenernya kamu sehari-hari ngomong pake bahasa apa sih ndi?"
Dengan polosnya aku menjawab "Bahasa Indonesia"
Lalu mereka tertawa.
Iya sih lucu juga.
Aku dari Tangerang, yg seharusnya bisa Bahasa Sunda. Karena memang suku asli di Tangerang adalah Suku Sunda.Tapi aku bahkan sama sekali gabisa bahasa sunda. Kenapa?
Ya karena ga pernah dipraktikkan,
Di sekolah, dari TK sampai SMA pun juga ga pernah.
Kami selalu berinteraksi dengan Bahasa Indonesia (yg tidak baku pastinya) dengan logat sedikit sunda dan sedikit betawi ala-ala Jakarta. Logat kami tidak sehalus logat sunda asli tapi juga tidak sekasar logat Jakarta.
Lingkunganku itu lingkungan pusat keramaian,
Bedanya kalo rumah itu pusat keramaian di daerah kabupaten.
Dan sekolah itu pusat keramaian di daerah kota.
Penduduk mayoritas keduanya berasal dari pendatang yang bekerja di Jakarta dan Tangerang.
Pendatang ini ya bisa macem-macem. Ada sunda, Jawa, bahkan Bali.
Dan yg "pendatang" ini aslinya orang tua kami kan jadi anaknya ya tinggal ngikut aja.
Kebetulan kebanyakan orang tua di sini juga jarang (bahkan tidak pernah) komunikasi dengan anaknya memakai bahasa daerah asal.
Contohnya aku dan temanku. Orang tua kami sama-sama dari Jawa. Asli Jawa Tengah. Tapi kami gabisa bahasa Jawa, Karena apa? Karena dari kecil diajak ngomongnya ya ga pake bahasa Jawa. Palingan cuma istilah sedikit.
Dan
Masalahnya
Sekarang
Aku
Kuliah
di
Jawa Timur
hahahha jujur aku bingung temenku ngomong apa kalo lagi ngobrol jawaan dan itu cepet banget.
Aku masih bisa ngerti keluarga besarku (yg di Brebes dan di Pemalang) kalo mereka lagi ngobrol gitu masih bisa nangkep lebih banyak daripada yg diomongin di sini.
Ternyata beda ya bahasa jawa aatara Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Yha tapi sekarang udah lumayan ngerti kok walau harus sangat-sangat menyimak.
Tapi aku masih suka diketawain kalo masih nanya-nanya artinya ini apa, artinya itu apa:(
Ohiya kalo aku sendiri lahir di Jakarta, dan tinggal di Tangerang.
Tapi orang tua ku asli Jawa Tengah semua.
Kalo kata guru sejarah SMA ku sih "JAS MERAH. Jangan Sekalipun Melupakan Sejarah"
Kalo gitu berarti aku orang Jawa kan ya? Iya kan? Yha doakan Indinya cepet ngerti Bahasa Jawa+Madura. Karena di sini juga penduduk banyak memakai Bahasa Madura.
Tapi selepas dari itu kita semua adalah satu. Bhineka Tunggal Ika.
Berbeda-beda tetap satu jua Indonesia Raya.
Peace, love, andgawl be a good doctor!
Padahal besok harus bangun pagi, berangkat pagi.
Yha nulis dikit dulu gapapa ya.
Jadi latar belakang aku nulis ini karena banyaknya pertanyaan
"Sebenernya kamu sehari-hari ngomong pake bahasa apa sih ndi?"
Dengan polosnya aku menjawab "Bahasa Indonesia"
Lalu mereka tertawa.
Iya sih lucu juga.
Aku dari Tangerang, yg seharusnya bisa Bahasa Sunda. Karena memang suku asli di Tangerang adalah Suku Sunda.Tapi aku bahkan sama sekali gabisa bahasa sunda. Kenapa?
Ya karena ga pernah dipraktikkan,
Di sekolah, dari TK sampai SMA pun juga ga pernah.
Kami selalu berinteraksi dengan Bahasa Indonesia (yg tidak baku pastinya) dengan logat sedikit sunda dan sedikit betawi ala-ala Jakarta. Logat kami tidak sehalus logat sunda asli tapi juga tidak sekasar logat Jakarta.
Lingkunganku itu lingkungan pusat keramaian,
Bedanya kalo rumah itu pusat keramaian di daerah kabupaten.
Dan sekolah itu pusat keramaian di daerah kota.
Penduduk mayoritas keduanya berasal dari pendatang yang bekerja di Jakarta dan Tangerang.
Pendatang ini ya bisa macem-macem. Ada sunda, Jawa, bahkan Bali.
Dan yg "pendatang" ini aslinya orang tua kami kan jadi anaknya ya tinggal ngikut aja.
Kebetulan kebanyakan orang tua di sini juga jarang (bahkan tidak pernah) komunikasi dengan anaknya memakai bahasa daerah asal.
Contohnya aku dan temanku. Orang tua kami sama-sama dari Jawa. Asli Jawa Tengah. Tapi kami gabisa bahasa Jawa, Karena apa? Karena dari kecil diajak ngomongnya ya ga pake bahasa Jawa. Palingan cuma istilah sedikit.
Dan
Masalahnya
Sekarang
Aku
Kuliah
di
Jawa Timur
hahahha jujur aku bingung temenku ngomong apa kalo lagi ngobrol jawaan dan itu cepet banget.
Aku masih bisa ngerti keluarga besarku (yg di Brebes dan di Pemalang) kalo mereka lagi ngobrol gitu masih bisa nangkep lebih banyak daripada yg diomongin di sini.
Ternyata beda ya bahasa jawa aatara Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Yha tapi sekarang udah lumayan ngerti kok walau harus sangat-sangat menyimak.
Tapi aku masih suka diketawain kalo masih nanya-nanya artinya ini apa, artinya itu apa:(
Ohiya kalo aku sendiri lahir di Jakarta, dan tinggal di Tangerang.
Tapi orang tua ku asli Jawa Tengah semua.
Kalo kata guru sejarah SMA ku sih "JAS MERAH. Jangan Sekalipun Melupakan Sejarah"
Kalo gitu berarti aku orang Jawa kan ya? Iya kan? Yha doakan Indinya cepet ngerti Bahasa Jawa+Madura. Karena di sini juga penduduk banyak memakai Bahasa Madura.
Tapi selepas dari itu kita semua adalah satu. Bhineka Tunggal Ika.
Berbeda-beda tetap satu jua Indonesia Raya.
Peace, love, and
LKMM-SK FK UNEJ 2016
ASSALAMU'ALAIKUM
Yha akhirnya beberapa tugas non akademik mulai melonggar.
Jadi bisa nulis agak panjang nan sedikit curhat. ehe.
Mau cerita-cerita sedikit tentang kegiatan yg banyak menyita waktuku sejak sebulan yang lalu.
di acara LKMM-SK(Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa-Sekolah Kastrat) lokal fk unej. Proker duet departemen PSDM dan Kastrat.
Bersama "kurang piknik" squad
Karena pas sie acara itu terbentuk, lagi hectic sama jadwal kuliah yg innalillahi, kegiatan kaderisasi maba juga jadi kami butuh piknik malah dikasih tugas lagi yha alhamdulillah yah.
Kelima kepribadian jadi satu. ada yg gopoh, ga pernah serius, kalem, komentator dan penyemangat haha.
Kami rapin >10 kali loh untuk acara 3 hari untuk adek 2016.
Konsep kita banyak yg berubah dari tahun sebelumnya.
Karena tujuan utama kita adalah "agar semua rangkaian acara selalu diingat"
Jadi harus bikin yg berkesan gitu kan.
Susah ga sih haha. Materinya juga berat-berat soalnya.
Untung ada bu koor yg berpengalaman telah mengikuti lkmm-sk wilayah 4 ismki.
Lumayan banyak mengadopsi dari sana sih. Terutama bagian simulasinya.
Kalo aku sendiri menjadi penanggung jawab untuk 2 pemateri beserta simulasinya.
Sempet koleng di hari terakhir sih sebenernya hehe.
Karena acara ini yang memang agak sedikit berat, pastinya pemateri di acara ini adalah orang hebat semua.
Aku beruntung jadi PJ salah dua di antara mereka hehe siapatau skill nya nular gitu ya aamiin.
Yha akhirnya beberapa tugas non akademik mulai melonggar.
Jadi bisa nulis agak panjang nan sedikit curhat. ehe.
Mau cerita-cerita sedikit tentang kegiatan yg banyak menyita waktuku sejak sebulan yang lalu.
di acara LKMM-SK(Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa-Sekolah Kastrat) lokal fk unej. Proker duet departemen PSDM dan Kastrat.
Bersama "kurang piknik" squad
Karena pas sie acara itu terbentuk, lagi hectic sama jadwal kuliah yg innalillahi, kegiatan kaderisasi maba juga jadi kami butuh piknik malah dikasih tugas lagi yha alhamdulillah yah.
Kuraang piknik squad ini terdiri dari:
Haqiqotul Fikriyah - qiqo, fikyo - ibu koor kami
Fatihah mardiana
Aku
Akang Firman Herdi
Ilham Akbar si kritikus, ahli bahasa, ahli puisi, dancing boy
Kelima kepribadian jadi satu. ada yg gopoh, ga pernah serius, kalem, komentator dan penyemangat haha.
Kami rapin >10 kali loh untuk acara 3 hari untuk adek 2016.
Konsep kita banyak yg berubah dari tahun sebelumnya.
Karena tujuan utama kita adalah "agar semua rangkaian acara selalu diingat"
Jadi harus bikin yg berkesan gitu kan.
Susah ga sih haha. Materinya juga berat-berat soalnya.
Untung ada bu koor yg berpengalaman telah mengikuti lkmm-sk wilayah 4 ismki.
Lumayan banyak mengadopsi dari sana sih. Terutama bagian simulasinya.
Kalo aku sendiri menjadi penanggung jawab untuk 2 pemateri beserta simulasinya.
Sempet koleng di hari terakhir sih sebenernya hehe.
Karena acara ini yang memang agak sedikit berat, pastinya pemateri di acara ini adalah orang hebat semua.
Aku beruntung jadi PJ salah dua di antara mereka hehe siapatau skill nya nular gitu ya aamiin.
| Materi Kastratisasi di Sekolah Kastrat |
![]() |
| Materi Leadership&Team Building di LKMM. And I was a moderator |
Banyak pengalaman.
Sekian ceritakuu.
Banyak banget deh bersyukur aku bisa ambil bagian di sini.
Dan pastinya beruntung juga bisa bekerja sama di sie acara bersama kurang piknik squad yg fotonya sudah ada di ig :)
| Bonus muka kusut dengan jas almamater yang kebesaran |
Besok babak penyisihan Sinaps 2016 nih wahwah aku semangat!
WASSALAMU'ALAIKUM
Thursday, October 06, 2016
Pemeran Utama
Layaknya seorang pemeran utama di dalam sebuah cerita
Yang selalu muncul bagaimanapun caranya
Apakah bisa tergantikan?
Yang selalu muncul bagaimanapun caranya
Apakah bisa tergantikan?
Thursday, September 08, 2016
Old Friends?
Assalamu'alaikum
HI
HI
HI
Jiah galucu
Kalo ga amnesia, delirum, demensia, alzheimer.
Yha galucu lagi.
HI
HI
HI
It's been a long time since I came around
It's Been a long time but I'm back in town
This time I'm not leaving without you
No, I'm not singing. I'm typing. It's Been a long time but I'm back in town
This time I'm not leaving without you
Yesterday, I found these pictures and...tearing.
Ga deng.
Aku tidak semellow itu kok.
Tapi sedih ngga sih?
Kalo misalkan teman lama tapi jadi canggung karena memang suasana yg tidak sama lagi.
Because everything has changed.
Ya kan?
Situasi yang berbeda.
Tidak bisa dirubah.
Tapi bisa diperbaiki kan?
I sometimes feel exactly the same. Just like those pictures.
Yah namanya juga perasaan.
Dan buat kalian semua yang baca pos ini..
Dan kalian merasa "teman lama" ku
Dan pernah ada rasa ingin chat, ingin komen di sosmed ku, atau lain lain...
Tapi takut aku sibuk, takut mengganggu..
Tolong jangan merasa seperti itu lagi ya.
Ya, Aku memang sibuk,
Tapi aku sebisa mungkin tetap berhubungan dengan kalian.
Siapapun itu.
Siapapun itu.
Teman TK, SD, SMP, SMA, teman sepermainan lainnya.
Karena menurutku kalian bukan teman lama.
Kalian adalah temanku. Sampai kapanpun akan selalu ku ingat.
Temanmu,
Indi Kamilia Fitri
Calon dokter.
Doain ya.
Friday, June 03, 2016
51st
Assalamu'alaikum :D
haihai post ke 51 nih.
H-3 ramadhan.
Who's excited???? I am! Are you too?
Nih supaya lebih semangat, ada Jurnal Ramadhan yang berisi form-form target, dan notes lainnya yang bisa diisi sendiri supaya ibadah kita lebih terencana.
Aku dapet form ini dari temenku Hanny si anak psiko. Eh psikologi UI maksdunya. Tapi dia juga ndak tau siapa empunya aslinya haha semoga bermanfaat yaa
JURNAL RAMADHAN VERSI WORD by anonymous
JURNAL RAMADHAN VERSI PDF by anonymous
haihai post ke 51 nih.
H-3 ramadhan.
Who's excited???? I am! Are you too?
Nih supaya lebih semangat, ada Jurnal Ramadhan yang berisi form-form target, dan notes lainnya yang bisa diisi sendiri supaya ibadah kita lebih terencana.
Aku dapet form ini dari temenku Hanny si anak psiko. Eh psikologi UI maksdunya. Tapi dia juga ndak tau siapa empunya aslinya haha semoga bermanfaat yaa
JURNAL RAMADHAN VERSI WORD by anonymous
JURNAL RAMADHAN VERSI PDF by anonymous
Thursday, June 02, 2016
Hati-hati Menjaga Hati
Assalamu'alaikum wr.wb
Ehem. Kali ini bahasannya lebih serius ya. Tentang hati soalnya ngga boleh main-main.

Ini hati. Hepar. Liver.
Hati yang nanti kita bicarakan adalah "hati" yang biasa disebut pusat emosi, salah satunya perasaan.
Padahal semua itu letaknya di sini:

Ini serius. Pusat emosi kita berada di otak, sistem limbik namanya. Jadi kadang suka aneh sama pernyataan "ketika hati berkata iya namun otak berkata tidak" hmmm *mikir sejenak*
Iya jadi yg dimaksud banyak orang dengan istilah "hati" ini emang sebenarnya otak. Tapi mari kita tetap sebut saja sebagai hati karena nanti akan ada korelasinya.
Hati-hati menjaga hati?
Maksudnya?
Mungkin dengan kalimat-kalimat ini kamu akan tau arah pembicaraan kita akan menuju ke mana
Ehem. Kali ini bahasannya lebih serius ya. Tentang hati soalnya ngga boleh main-main.

Ini hati. Hepar. Liver.
Hati yang nanti kita bicarakan adalah "hati" yang biasa disebut pusat emosi, salah satunya perasaan.
Padahal semua itu letaknya di sini:
Ini serius. Pusat emosi kita berada di otak, sistem limbik namanya. Jadi kadang suka aneh sama pernyataan "ketika hati berkata iya namun otak berkata tidak" hmmm *mikir sejenak*
Iya jadi yg dimaksud banyak orang dengan istilah "hati" ini emang sebenarnya otak. Tapi mari kita tetap sebut saja sebagai hati karena nanti akan ada korelasinya.
Hati-hati menjaga hati?
Maksudnya?
Mungkin dengan kalimat-kalimat ini kamu akan tau arah pembicaraan kita akan menuju ke mana
"Jadi ati-ati buat siapapun yang lagi deket sama seseorang, di jaga hatinya. Jangan sampe ngerasain sakit yang sebenernya kita sendiri yang nyiptain kondisi itu. Saya baru menyadari alasan Allah nggak ngizinin hubungan kedekatan sebelum halal, ya ini nih. Ketika emang takdir kita orang lain, kita bikin rasa sakit buat diri kita sendiri. Sebenernya saya ragu buat share, takut terlalu pribadi. Tapi proses ini justru pelajaran beraharga banget buat saya, biar orang lain cukup bisa bayangin dengan baca ceritanya tanpa harus ngerasain sendiri. Saya yakin ada begitu banyak orang di luar sana yang sering mengaku nggak pacaran, tidak bersetatus, tapi dekat secara rutin dan membiasakan ada."
sumber: http://blog.gheasafferina.com/2016/04/newchapter-01-begining-of-everythings.html
Sudah tau arah pembicaraannya akan seperti apa?
Kalau sudah silakan lanjut membaca sampai bawah jika (masih) ingin membaca dan dalam mood yang bagus. Karena ini akan menjadi pembicaraan yang sedikit sensitif karena hati tadi.
Kalau tadi adalah pernyataan dari seseorang (yang bisa kamu lihat lebih lanjut di link sumber yang udah aku kasih) itu ngena di kamu, Tandanya kamu sedang merasakan. merasakan sesuatu yang memang sudah menjadi hakikat manusia. Aku pun begitu.
Lantas?
Harus gimana?
Fenomena yang aku tau lagi hitz banget adalah
Ekpektasi yang terlalu tinggi
Misal. Misal loh ya. Perempuan lihat laki-laki yang sholeh, baik, pinter. plus plus banget lah pokoknya. Tapi ternyata? Sudah punya pacar. yah jujur rasanya kecewa aja gitu sama yang kaya gitu. Dan ini berlaku buat semuanya. Buat aku juga. Jangan terlalu memasang ekspektasi yang berlebihan. Tapi ya jangan suudzon juga. Biasa aja gitu. Kalem aja vroh.
Lalu apa salahnya?
Tidak. Tidak ada yang salah. Aku yakin kok orang-orang yang memutuskan untuk berada di jalan seperti itu sudah tau bagaimana peraturannya dalam agama, Sudah bisa membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Namun terkadang masih mencari-cari pembenaran yang padahal mereka tau sendiri benarnya itu seperti apa.
"Aku tau kok ini gaboleh, tapi kan kita cuma gini gini gini gini"
Mungkin kalau kamu membaca post ku yang berjudul "turning on 17" di situ aku mendeskripsikan banyak orang. Salah satu dari mereka masih aku ikuti perkembangannya sampai sekarang. Dan lagi. Ekspektasi ku sudah tinggi sama org itu. dan kenyataannya sekarang adalah ada beberapa yang berubah. Ya, everything has changed. Dia sekarang ada di posisi kaya gitu juga. Pernah dia jawab sebuah pertanyaan gini
"Lo pacaran sama si xx? Kata lo pacaran ga boleh?" (kurang lebih gini pertanyaannya)
dan ya dia jawab panjang lebar. pokok intinya (menurutku) dia sedang mencari pembenaran yang tadi aku bilang. tapi ada bagian yg menarik. di akhir dari jawaban dia yg panjang itu, dia bilang gini
"but still, it's a sin"
Jengjengjengjenggggg
Sudah cukup banyak kasus seperti ini yg aku temukan. Beneran. Speechless aja rasanya. Tapi lama kelamaan udah biasa.
Kok kamu ngga ingetin ndi?
Ada kok beberapa yang udah aku ingatkan secara langsung dan melalui temannya yg lebih dekat. Tapi ada beberapa temannya itu yang juga udah give up dan sempet bilang
"emang susah ndi kalo udah menyangkut hati"
Iyasih emang. Gimana ngga susah kalo tiap saat diberi perhatian bahkan sampai berbicara tentang masa depan. Padahal belum pasti masa depannya dia.,.ehehehe.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ [17] : 32)
"tapi kan aku ga sampai zina, kita cuma gini gini gini" atau
"kita ga pacaran kok, kita cuma gini gini gini"
Ya cinta itu kadang-kadang tidak ada logika.
Pusat logika juga ada di otak. Jadi kalau kita sedang melakukan pembenaran yang secara logika kita udah tau itu salah, brarti...otak kita yang berperang. Kasian. Mending dipake buat hafalin slide dosen.
Baiknya dipake untuk mencari kebenaran yang nyata, lalu melakukannya untuk kebaikan diri sendiri. Hal-hal sederhana yg susah banget emang padahal itu mudah. Asal ada..... ada apa?
NIAT
"ah elo kan ga pernah ngerasain gimana rasanya ndi. ntar kalo udah ngerasain juga gabisa lepas lo"
Ini perkataan yg sering aku tanyakan ke diriku sendiri.
Gimana kalo terjadi sama diri aku sendiri?
Jujur aku juga takut guys.
Tapi Alhamdulillah sampe sekarang gaada yg usil-usil (hahahaha). Iya, Allah Maha Baik. Baik sekali. Ya tau kan kalo post-post awal di blog ini isinya hampir semua galau-galau ngga jelas. Tapi Alhamdulillah sudah cukup lama tidak seperti itu lagi. Alhamdulillah Allah ngga mengizinkan aku untuk merasakan pengalam itu sendiri. Tapi Allah mengizinkan aku untuk melihat pengalaman itu dari orang-orang di sekitarku. Persis seperti apa yang teman baikku katakan saat sedang mengingatkan temannya yg lain
"Ngga perlu kamu merasakan pengalaman itu sendiri kalo ingin tau bagaiamana rasanya hal itu terjadi. Kamu pun bisa melihat pengalaman orang-orang di sekitarmu, teman-temanmu bahkan yang bisa menggambarkan itu semua dan kamu bisa berubah menjadi lebih baik" (Kurang lebih gini, maaf ya kalo ngga tepat bahasanya -takutnya yang punya kata-kata ini baca- hehehe)
"yah elo ndi kaya udah jadi orang paling bener aja"
Hehehehehehe. Lagi-lagi ini suara hatiku sendiri loh. Aku juga takut kalo mau mengingatkan karena aku pun belum bisa jadi orang yang baik. Bisa saja dosaku lebih banyak daripada dosamu kan wallahu a'lam. Tapi, aku ingin jadi orang yg bermanfaat. Minimal dengan orang-orang yg kukenal. (iya, doain ya supaya indinya cepet jadi dokter agar bisa lebih bermanfaat untuk banyak orang)
Aku pun juga masih merasa bersalah karena kewajibanku untuk mengingatkan sesama muslim masih banyak PR nya. Tapi aku merasa lebih bersalah lagi jika post ini (atau perkataanku yang lain) ada yang menyakiti hatimu, maaf ya aku ngga bermaksud kok. Kalau di dunia nyata aku orangnya emang suka bercanda, kalau ada yang salah tegur langsung aja gapapa banget beneran deh. Karena disitulah indahnya persaudaraan. Saling membantu dalam kebenaran dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Wassalamu'alaikum wr.wb
Subscribe to:
Posts (Atom)








